Lewati ke konten utama

Transfer Antar Gudang (Warehouse Transfer)

Perpindahan barang antar fasilitas penyimpanan dapat berupa perpindahan instan di dalam satu gedung (One-Step Transfer) atau pengiriman jarak jauh antar kota/cabang yang memakan waktu perjalanan (Two-Step Transfer).


1. Diagram Alur Transfer Dua Langkah (Two-Step Transfer)

Pada transfer dua langkah, stok yang sedang dalam perjalanan tidak boleh hilang dari pembukuan perusahaan, melainkan ditampung di lokasi virtual transit (VIRTUAL-TRANSIT):


2. One-Step vs Two-Step Transfer: Kapan Digunakan?

Konfigurasi transfer dikendalikan oleh master rute WarehouseTransferRoute:

Parameter RuteOne-Step Transfer (usesTransit = false)Two-Step Transfer (usesTransit = true)
Karakteristik FisikRak/gudang yang berada di satu lokasi/gedung yang sama.Gudang di lokasi fisik berbeda atau antar cabang luar kota.
Waktu PerjalananInstan (kurang dari beberapa menit).Membutuhkan waktu pengiriman (jam hingga hari).
Proses EksekusiCukup 1 kali klik Validasi: Stok asal langsung berkurang dan stok tujuan langsung bertambah seketika.Terbagi 2 fase terpisah: Leg 1 (Kirim/Send) oleh pengirim, dan Leg 2 (Terima/Receive) oleh penerima.
Keberadaan Stok di PerjalananTidak dicatat di transit.Ditampung di VIRTUAL-TRANSIT sehingga neraca persediaan tetap akurat.

3. Rincian Formulir Transfer Antar Gudang

Saat membuat transfer di menu Gudang > Transfer Antar Gudang:

Nama FieldTipe DataWajib?Keterangan & Validasi
Nomor Transfer (transferNumber)String (Sequence)OtomatisDiterbitkan otomatis oleh sistem dengan format urut unik.
Gudang Asal (sourceWarehouseId)Relasi (Warehouse)WajibGudang fisik tempat barang dikeluarkan. Harus sesuai dengan cabang akses pengguna.
Gudang Tujuan (destWarehouseId)Relasi (Warehouse)WajibGudang fisik penerima barang. Dilarang sama dengan gudang asal.
Tanggal Pengiriman (transferDate)DateWajibTanggal aktual barang dimuat ke kendaraan ekspedisi.
Rincian Barang (lines)Tabel DetailWajibMemuat daftar produk, kuantitas dikirim (qtySent), dan satuan UoM.

4. Prosedur Penerimaan Leg 2 & Penanganan Selisih

Ketika truk pengiriman tiba di gudang tujuan:

  1. Petugas gudang tujuan membuka dokumen transfer berstatus DALAM_PERJALANAN.
  2. Petugas melakukan pembongkaran muatan dan penghitungan fisik barang.
  3. Petugas menginput angka riil pada kolom Jumlah Diterima (qtyReceived).
  4. Jika terjadi selisih (misal: dikirim 100 kaleng, tiba 98 kaleng, 2 kaleng penyok/bocor):
    • Petugas menginput qtyReceived = 98.
    • Kolom Alasan Selisih (discrepancyReason) wajib diisi (misal: 2 kaleng rusak tertindih saat pengiriman ekspedisi).
  5. Petugas mengklik tombol Terima Transfer (Receive).
  6. Sistem memindahkan 98 kaleng ke saldo siap jual gudang tujuan, dan membuang 2 kaleng yang rusak ke lokasi virtual kerugian (INV-ADJ-LOSS). Tidak ada persediaan yang menggantung di jalan!